Sepadan Ruang Indonesia terbentuk pada 2018 di Bandung sebagai komunitas yang fokus pada isu penataan ruang melalui studio visualisasi bernaman Seruang. Sejak 2020, Seruang aktif menghasilkan dokumen perencanaan dan visualisasi ruang dan bekerja sama dengan berbagai konsultan, mencakup produk tata ruang, lingkungan, wilayah, kepariwisataan, dan investasi. Hingga 2022, Seruang telah berkontribusi dalam penyusunan 13 produk perencanaan yang mendukung kebutuhan pembangunan modern dan aplikatif.
Pada 2024, komunitas seruang bertransformasi menjadi NGO berbadan hukum dengan nama Sepadan Ruang Indonesia dan mengembangkan dua ruang implementasi berbasis komunitas Sepadan dan Meruang, sebagai platform edukasi dan aksi lapangan untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam isu keberlanjutan lingkungan, sosial-budaya, dan ekonomi. Langkah ini memperkuat posisi Sepadan Ruang Indonesia sebagai penggerak advokasi ruang yang inklusif dan berkelanjutan.
Visi:
Menjadi pelopor tatanan ruang yang berkelanjutan dan harmonis di bumi nusantara, menciptakan ruang yang regeneratif dan inovatif untuk masa mendatang.
Misi:
Dalam pelaksanaan setiap giat, Sepadan Ruang Indonesia sebagai NGO berorientasi ruang memiliki dua ruang implementasi aktif-progresif dengan ranah giat tematik, di antaranya: 1) Komunitas Sepadan untuk Implementasi Penataan Ruang Lingkungan & Alam, dan 2) Komunitas Meruang untuk Implementasi Penataan Ruang Sosial & Budaya. Lokasi, program dan konsep implementasi yang diusulkan telah melalui tahap brainstorming di tiap komunitas sebagai ruang implementasi dan perumusan Sustainable Development Goals (SDGs) di tahap kurasi bersama Sepadan Ruang Indonesia.

